diengbeauty tour n organizer

Senin, 16 November 2015

Pesona alam masih perwan, air terjun sigrenjeng

Hay gaes, kali ada yang baru dan menarik, dan pastinya masih dikawasan dataran tinggi dieng,  ini dia namanya bukit kopen, begitu kira kira warga sekitar menyebutnya.
Terletak disebelah utara dieng, tepatnya 8 km dilereng gunung bisma di desa tempuran, terdapat bukit yang cantik, bukit kopen namanya, dengan pemandangan  khas hutan yang masih sangat terjaga kelestarianya.
Awalnya saya dan teman datang kesana karna penasaran ingin melihat sebuah air terjun sigrenjeng, karna menurut sumber terpercaya
air terjun sigrenjeng cantik dan masih jarang orang yang tau.

Pas kami sampai didesa tempuran dan molai masuk hutan, dan naik kebukit kopen yang jaraknya hanya 200 m dari pemukiman penduduk terlihatlah hamparan hijau yang indah nan mempesona mata, sepanjang jalan kami tak henti hentinya mengagumi keindahanya.

Perjalanan kami lanjtukan menuju air terjun sigrenjeng, karna tujuan utama kita memang ke sana.

Rasa lelah yang terobati, itulah mungkin gambaran perjalanan saya dan kawan2 kali ini,setelah perjalanan hampir 1 jam dari bukit kopen dengan trek menurun dan melewati medan yang cukup sulit, dan rata2 kemmiringan 30 dan mungkin ada yang sampai 70 derajat, akhirnya terjawap juga ketika air terjun sigrenjeng molai terlihat.

Setelah kami sampai di air terjun sigrenjeng, terbayar sudah rasa penasaran kami, tidak pakai lama, saya dan pun buka baju dan nyebur ke kedung air terjun yang masih sangant asri dan jernih, dan di dini emang sangat bagus untuk main air dan renang renang gitu, untuk temen2 yanng mau kesini mohon hati hati karena medan jalan yang ke air terjun cukup terjal, juga untuk kalian yang tidak bisa berenang pasikan untuk bawa pelampung dikarenakan kedung atau dasar air terjun mempunyai kedalaman sampai 3 meter

Pesona alam masih perwan, air terjun sigrenjeng

Hay gaes, kali ada yang baru dan menarik, dan pastinya masih dikawasan dataran tinggi dieng,  ini dia namanya bukit kopen, begitu kira kira warga sekitar menyebutnya.
Terletak disebelah utara dieng, tepatnya 8 km dilereng gunung bisma di desa tempuran, terdapat bukit yang cantik, bukit kopen namanya, dengan pemandangan  khas hutan yang masih sangat terjaga kelestarianya.
Awalnya saya dan teman datang kesana karna penasaran ingin melihat sebuah air terjun sigrenjeng, karna menurut sumber terpercaya
air terjun sigrenjeng cantik dan masih jarang orang yang tau.

Pas kami sampai didesa tempuran dan molai masuk hutan, dan naik kebukit kopen yang jaraknya hanya 200 m dari pemukiman penduduk terlihatlah hamparan hijau yang indah nan mempesona mata, sepanjang jalan kami tak henti hentinya mengagumi keindahanya.

Perjalanan kami lanjtukan menuju air terjun sigrenjeng, karna tujuan utama kita memang ke sana.

Rasa lelah yang terobati, itulah mungkin gambaran perjalanan saya dan kawan2 kali ini,setelah perjalanan hampir 1 jam dari bukit kopen dengan trek menurun dan melewati medan yang cukup sulit, dan rata2 kemmiringan 30 dan mungkin ada yang sampai 70 derajat, akhirnya terjawap juga ketika air terjun sigrenjeng molai terlihat.

Setelah kami sampai di air terjun sigrenjeng, terbayar sudah rasa penasaran kami, tidak pakai lama, saya dan pun buka baju dan nyebur ke kedung air terjun yang masih sangant asri dan jernih, dan di dini emang sangat bagus untuk main air dan renang renang gitu, untuk temen2 yanng mau kesini mohon hati hati karena medan jalan yang ke air terjun cukup terjal, juga untuk kalian yang tidak bisa berenang pasikan untuk bawa pelampung dikarenakan kedung atau dasar air terjun mempunyai kedalaman sampai 3 meter

Dieng plateau, air terjun sigrenjeng

https://www.evernote.com/shard/s596/sh/8cd05f1d-3ce4-429e-8a8b-3ffecc956ef2/6fc034550ae3048bf18a427afb5ecdd5

Sabtu, 14 November 2015

Dieng negeri diatas awan

Dieng adalah dataran tinggi di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Aspek Sosial Sunting

1. Nama Dieng berasal dari gabungan dua kata bahasa Sunda Kuna: "di" yang berarti "tempat" atau "gunung" dan "Hyang" yang bermakna (Dewa). Dengan demikian, Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam.

2. Penduduknya 100 % beragama Islam, mayoritas penduduknya beragama Islam tersebut memiliki kultur keislam yang dekat dengan wali songo. Secara umum, mazhab yang menjadi panutan adalah Mazhab syafi'i. Nuansa keislaman dan keberagaman sangat tampak dari sudut budayanya.Di daerah sepanjang Dieng pun banyak berdiri masjid-masjid megah . Tanpa ada gereja atupun wihara satupun.

3. Ada pula yang terkenal yaitu bocah yang rambutnya awut-awutan biasa dikenal dengan sebutan anak gimbal. Sayangnya saat study tour, kami tidak menmukan satupun anak gimbal yang mengikuti orang tuanya berjualan. Tetapi kami akan bahas sedikit tentang anak gimbal. Masyarakat di Dieng sangat mengistimewakan anak gimbal (anak yang rambutnya gembel) Semua permintaan mereka harus dipenuhi. Bila tidak, masyarakat percaya keluarga akan mendapat petaka.

4. Masyarakat di Pegunungan Dieng, bertekad memulihkan kondisi kampung halaman mereka yang mengalami kerusakan sehingga sulit memperoleh air bersih. Masyarakat harus menempuh perjalanan dengan jarak 10 kilometer hanya untuk mendapat sumber air bersih. Namun hasil pertanian di Pegunungan Dieng bisa diibaratkan emas hijau bagi masyarakat disana yang matapencahrianya rata-rata petani.Justru karena hasilnya tinggi, petani terus-menerus memanfaatkan tanahnya untuk pertanian tanpa memedulikan aspek keselamatan lingkungan.Akibatnya kawasan yang semula rimbun, lanjutnya, kini berubah menjadi lahan pertanian gundul.

5. Norma-norma yang berlaku di masyarakat sekitar dieng adalah norma-norma islam. Walaupun dahulunya di lereng gunung dieng itu terdapat tempat beribadah umat budha dengan bukti adanya candi-candi di sana. Selain itu, Sepanjang jalan menuju puncak dieng, terdapat banyak masjid maupun langgar. Di dalam masjidnyapun menggunakan hijab (pembatas antara ikhwan (laki-laki) dengan akhwat (perempuan) yang terbuat dari kain). Hal tersebut menunjukkan bahwa norma serta nilai-nilai islam masih sangat melekat di lingkungan masyarakat nya.

Aspek Ekonomi

1.Penduduknya sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Saat ini pertanian yang mendominasi adalah tanaman sayuran seperti kol, kacang, wortel labu siam dan kentang. Untuk Tanaman pangan umumnya mereka menanam jagung, dan singkong.

2.Sebagian yang lain berprofesi sebagai pedagang, buruh industri, buruh dagang, sopir, dan perantau. Disamping itu, sebagian warga juga bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia di Luar negeri.

3.Wilayah dieng memiliki potensi wisata yang cukup tinggi. Objek wisata yang terkenal adalah terdapat dua sumber mataair panas, yakni Pengamoman Lor dan Pengamoman Kidul. Objek tersebut cocok untuk penelitian geologis mengenai sumber mataair panas di kawasan Pegunungan Dieng. Objek wisata sangat menjanjikan penghasilan daerah dan masyarakat sekitar, seperti objek wisata telaga warna, menonton film dieng, dan kawah nya, sangat menjanjikan.

https://www.instagram.com/diengbeauty

< Sebelumnya
Selanjutnya >

https://www.instagram.com/DIENGBEAUTY/

Hasil penelusuran